Tampilkan postingan dengan label Puisi AF Kurniawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi AF Kurniawan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 September 2010

Puisi Berhitung Beling Diantara Daging

BERHITUNG BELING DIANTARA DAGING

seberapa banyak halaman
yang telah kisahmu bubuhkan.
kepada lidah kita yang sering berselisih paham.

karena ke arah pulang.
aku palung yang berusaha menghitung,
berapa dalam ketajaman beling ,
yang menyelinap di antara liat daging.

***

AF. KURNIAWAN
semarang 3 september 2010.

Salam puisi cinta....
Baca Selengkapnya - Puisi Berhitung Beling Diantara Daging

Puisi Kematian Sangkuriang

KEMATIAN SANGKURIANG

perempuan itu tak sedang menenun rumah laba-laba,
saat gigil didatangkan hujan mencari teduhan.
sementara kau lebih tahu , beranda rumahnya telah lama kehilangan kanopi.
sejak badai-badai sengaja diutus ngarai.
memberikan warna pirang pada rambutnya yang terburai.

lantas kau masuk.
meminta pada jemarinya agar meneruskan bermain harpa.
katamu, kau ingin belajar mencintai nostalgia.
tapi lihat.
sebenarnya kau habis berburu atau diburu,
kepalamu,
ah kepalamu berisi kota-kota tua, pabrik mesiu,
dan bekas terbakar toko sepatu.
jalan-jalannya telah membenamkan jam, portal,
dan asap kendaraan.
memandai isi kepalamu sekeras logam.

hari belum cukup malam, hujan sudah reda.
ketika ia minta
agar kau kembali ke hutan.
tempat nama-nama tumbuhan diciptakan.
tempat kali pertama sepasang manusia berjatuhan,
diusir Tuhan dari ketinggian.

tapi matamu berkeras,
aku jatuh hati pada burai pirang rambutmu !
kutemukan teduh sarang bagi kepak segala terbang.
tegasmu,
sambil memasangkan peledak rakitan,
di lehermu dan lehernya.

sebelum ia sempat minta,
kau bangun bendungan semalam jadi.
sebelum ia minta
kau tertawa seribu kali dengan geraham yang lebih baja
agar ia yakin,
kau bukan wajah karibnya yang mengekal dalam pigura.

percuma.
nyala sudah korek api.
jarimu jarinya terlanjur,
menghitung mundur.

5,4,3,2,1…

***

AF. KURNIAWAN
semarang agustus 2010

Salam puisi cinta....
Baca Selengkapnya - Puisi Kematian Sangkuriang

Puisi Kita Dalam Sihir

KITA DALAM SIHIR

barangkali mantra butuh kau,
mengubah gaduh gelap jadi lingir jendela.
ada lilin, seseorang pernah menjadi nyala di ujungnya.
dan kalian,berebut mengaku sebagai cahaya

barangkali mantra butuh aku,
pengimbang neraca yang pernah timpang.
terengah mencari padanan.
jelujur peniti penutup lipat pakaian.

***
AF. KURNIAWAN
September 2010

Salam puisi cinta....
Baca Selengkapnya - Puisi Kita Dalam Sihir

Puisi Kau Lepas Namaku Sebagai Pengembara

KAU LEPAS NAMAKU SEBAGAI PENGEMBARA

kau perjelas relief batu dan pasir
dari puing sejarah yang pernah dirajah.
oleh guntur dan petir.
kini tak kuat mengeram bakal getir.
hingga menetas sepi yang jauh lebih besar dari induknya.
induk dari segala kamar pengar.
kali terkhir,
kusaksikan dengan kaki masih terikat.
telingamu mengalungkan kerinduan sebagai jimat.
dan bunyi gesekan lantai,
dengan kaleng susu.
berkali kali namaku,
disitu kau lepas sebagai pengembara,
tak lagi bisa menggumam apa-apa.

***

AF. KURNIAWAN
Semarang, Agustus 2010

Salam puisi cinta....
Baca Selengkapnya - Puisi Kau Lepas Namaku Sebagai Pengembara

Puisi Mimpi Dalam Bis

MIMPI DALAM BIS
: aku pulang.

seperti dugaanmu.
tas ini, mengemas rute panjang.
jejak-jejak kelelahan.
yang dititipkan jadwal kepulangan.

sengaja kutempuh dengan bis,
karena dalam bis,
pohon, atap rumah penduduk, poster- poster iklan layanan.
bergelak lamban.
lalu aku seperti jam-jam tidur yang mendengkur,
mengikuti kelebat sejarah yang diam-diam mundur.
kulihat tanganmu.
kulihat tubuhku.
mengerdil dengan gelak yang ganjil.

sepasang alismu menawarkan lagi kuncup dahaga,
yang tumbuh dari leleh sirup markisa,
sungguh,diatas meja.
kau melebihi hening gelas.
menungguku sebagai angkuh es batu.
jatuh dari musim mata yang terlanjur buta.
kau tahu,
bagaimana tujuan membangun keramaian,
dari sulur-sulur bilangan.
hingga aku dan waktu,
selalu bermusuhan dalam rumusan.


dari arah terminal,
aku terbangun. dan melihat.
tanjakan yang masih saja terjal.

***

AF. KURNIAWAN
semarang 3 september 2010

Salam puisi cinta....
Baca Selengkapnya - Puisi Mimpi Dalam Bis