Tampilkan postingan dengan label Puisi Dewi Nawang Wulan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Dewi Nawang Wulan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Agustus 2010

Kesunyian - Puisi cinta

KESUNYIAN

Kesunyian ini sungguh mengental b atu.
Orang-orang berlari memanggul resah.
Menembus pekat malam.
Tak ada cahaya.
Tak ada kata sepanjang j alan aspal yang gigil.
Kuguncang dada lelaki paling k urus dan paling perkasa.
Oh, darahnya menyemburkan k ata-kata:
Hidup tanpa cinta.
Hidup tanpa cinta.
Sungguh bahagia!

2010
Dewi Nawang Wulan

Salam puisi cinta....
Baca Selengkapnya - Kesunyian - Puisi cinta

Malam Rebah Perlahan - Puisi cinta

MALAM REBAH PERLAHAN

Kaukucurkan hujan.
Tangis di cangkir.
Hidup kita yang retak.
Cinta dan kemayapadaan.
Menyelumuti.
Lidah hari-hari yang menjulur.
Sunyi dan kering.
Bukankah sudah berpuluh tahun.
Bekas kecupan di leherku luka dan m enggaris kerinduan?
Sesekali masuklah
ke dalam alir gairah m alamku.
Oke?
Kutunggu ketika malam rebah perlahan...
dan berkabut!

2010

Dewi Nawang Wulan

Salam puisi cinta....
Baca Selengkapnya - Malam Rebah Perlahan - Puisi cinta

Mimpi rintih Panjang - Puisi cinta

MIMPI RINTIH PANJANG

Jangan kau lumatkan.
Sekerat daging dalam selangkangan mimpi.
Kutahu mimpimu rintih panjang.
Rintih lara.
Mestinya kauberlari.
Menyusuri bukit cintamu yang terjal.
Biarkan darah kucur.
Sepanjang jalan yang kaulewati.
Sambil sesekali.
Kaumemaki: bangsat!
Bajingan!
Taik!
Setelah itu.
Kaupuaslah
Terbahak.
Hak-hak-hak-hak
Haaak!

2010
Dewi Nawang Wulan

Salam puisi cinta....
Baca Selengkapnya - Mimpi rintih Panjang - Puisi cinta

Peluklah Dada Lelaki Paling Sunyi - Puisi cinta

PELUKLAH DADA LELAKI PALING SUNYI

Dan ranting dalam batok kepalamu b ergemeretak.
Menimbulkan denyut yang paling aduh.
Pohon cinta itu rubuh.
Menyemburkan getah kebencian
Pada bisik mesramu;
"Maut berdendang-dendang...
Seperti seruling lengking di ujung m alam."
Sekali ini.
Terimalah uluran tangan edelweisku.
Sekali ini.
Peluklah dada lelaki paling s unyi!

2010
Dewi Nawang Wulan

Salam puisi cinta....
Baca Selengkapnya - Peluklah Dada Lelaki Paling Sunyi - Puisi cinta

Malam Yang Berguling Panas - Puisi cinta

MALAM YANG BERGULING PANAS

Debar! yang nyaris sempurna.
Ciuman dahsyatmu mendarat.
Di lekuk dadaku.
Lalu kau bercerita tentang malam.
Yang berguling panas.
Berbisik tentang laut.
Yang bergelora di sepanjang samudramu.
Tentang segala hal.
Yang membuatmu gila.
Padaku!
Tapi sedetik kemudian.
Uh! Aku sangat membencimu.
Sangat muak pada segala yang kau b erikan.
Pada segala yang kau mimpikan.
Pada segala yang kau telusuri j alan hidupmu.
Sit!

2010
Dewi Nawang Wulan

Salam puisi cinta....
Baca Selengkapnya - Malam Yang Berguling Panas - Puisi cinta