Tampilkan postingan dengan label Puisi Dharmadi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Dharmadi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 September 2010

Puisi Sehabis Hujan

SEHABIS HUJAN

sehabis hujan dideraskan badai
tinggal engahan daun-daun
urat pohon meregang dalam dingin

sungai wajahnya dalam muram

langit masih diam
aku dalam diam
ada yang memandangku
diam-diam

oleh: Dharmadi

Salam puisi cinta....
Baca Selengkapnya - Puisi Sehabis Hujan

Puisi Kemarau

KEMARAU

sungai ringgal serakan
batu pasir di dasarnya

sawah ladang tinggal retaknya

pohon jati tinggal batang dan
ranting kering kehilangan daun

kehidupan tinggal debu
dan hati tinggal perih lukanya

1994
oleh: Dharmadi

Salam puisi cinta....
Baca Selengkapnya - Puisi Kemarau

Bulan Bulat Di Ranjang

BULAN BULAT DI RANJANG

bulan menyusup
ke kamar lewat lubang angin
jatuh di tengah ranjang
sprei berbunga-bunga
yang tidur menggeliat pelan

sorot biru mata kucing
di atas lemari pakaian
menghunjam memeta wilayah
terkaman

1994
oleh: Dharmadi

Salam puisi cinta....
Baca Selengkapnya - Bulan Bulat Di Ranjang

Di Kuburan

DI KUBURAN

hanya bebauan daunan busuk
dan serak batuan
sekitar samara
rumputan menggeliat
angin mengaduh;

ruh siapa yang nyasar di sana
tempurungnya tersampar di ujung sepatu

1974
oleh: Dharmadi

Salam puisi cinta....
Baca Selengkapnya - Di Kuburan