Tampilkan postingan dengan label aneka tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aneka tips. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 November 2010

Obat Sakit Gigi Yang Alami

Obat alami untuk yang sedang sakit gigi - Cara Alami Redakan Sakit Gigi
Pijatan es pada titik akupuntur di tangan dapat mengurangi intensitas rasa sakit gigi.
Selasa, 16 November 2010, 15:52 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Mutia Nugraheni Rasa nyeri akibat gangguan gigi memang menyiksa. Saat mengalaminya, cobalah cara alami sebelum menyerah pada obat pereda rasa sakit.

Seperti dikutip dari Thirdage.com, cobalah es batu untuk meredakan nyeri atau gusi bengkak akibat sakit gigi. Caranya, gosok es yang dibungkus kain kasa ke otot tangan.

Dalam penelitian yang dilakukan tim dari McGill University, Montreal, Kanada, mayoritas pasien mengungkap bahwa pijatan es mengurangi intensitas rasa sakit gigi secara dramatis.

Simak langkah-langkah berikut:

- Pilih tangan yang memiliki sisi sama dengan bagian gigi yang sakit. Misal, gigi yang sakit bagian kanan, pergunakan juga tangan kanan untuk terapi.
- Buka telapak tangan, dengan posisi empat jari menyatu. Lalu tarik jempol menjauh dari empat jari lainnya hingga membentuk huruf 'V'.
- Pijat pangkal 'V' itu dengan es batu yang terbungkus kain kasa selama 7-15 menit. Dalam istilah akupuntur, pangkal antara jari telunjuk dan jempol itu disebut titik hoku.
- Ulangi pijatan itu sesuai kebutuhan.
- Jika sakit berlanjut, segera konsultasi dengan dokter.

Puisi cinta dan Gaya hidup

Baca Selengkapnya - Obat Sakit Gigi Yang Alami

Selasa, 09 Februari 2010

Tips: Cara Mengatasi Rasa Malu

tips mengatasi rasa malu. Cara mengatasi rasa malu. Rasa canggung dan malu, atau shyness, bukan hanya dialami oleh orang-orang yang merasa dirinya introvert. Saya menemukan orang yang ekstrovert juga mengalami fenomena tersebut, namun mereka mengerti bagaimana cara mengeluarkan diri dari tekanan tersebut.

Apa sebenarnya yang membuat orang merasa malu? Saya menyebutnya dengan istilah Omni Mirror Syndrome (OMS), alias orang-orang tersebut seolah merasa dikelilingi cermin yang selalu mengikuti kemana saja, sehingga mereka bisa terbayang ‘melihat’ apa yang sedang mereka lakukan. Istilah lainnya yang lebih dikenal adalah ‘terlalu sadar diri’ yang menyebabkan mereka sulit untuk bertindak lepas karena takut menampilkan imej yang jelek atau salah.



Bernardo Carducci, pimpinan dari Indiana University Southeast Shyness Research Institute, memiliki penjelasan yang ilmiah mengenai fenomena tersebut.

“The next time you’re invited to a party but afraid to go, try to remember that shyness may affect up to 40 percent of the population, but it doesn’t have to be a life sentence. Despite beliefs to the contrary, shyness is not completely hardwired. This is because shyness requires a sense of self—which develops only after about 18 months of age. It involves feelings of excessive self-consciousness, negative self-evaluation and negative self-preoccupation, he explained. “

Apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi efek kaca tersebut?

Pindahkan fokus Anda pada hal-hal eksternal di luar tubuh Anda, mis. makanan/minuman di atas meja, pakaian orang lain, keanehan yang terjadi di ruangan, suara musik di latar belakang, dan yang paling mudah… isi pembicaraan orang lain!

Anda akan merasa terbebas ketika Anda berhenti memandangi bayangan refleksi diri Anda sendiri di dalam kepala. Kita begitu terpaku dengan rasa malu dan canggung jika terlalu sibuk memperhatikan diri sendiri, berdialog dan mengomentari suara-suara yang ada di kepala kita tentang refleksi bayangan dari kaca diri. Jika kita memecahkan kaca tersebut dan menaruh konsentrasi pada segala sesuatu yang di terjadi di dunia nyata, maka rasa malu tersebut berangsur-angsur memudar.

Bagaimana langkah praktis untuk mengaplikasikan ini dalam situasi romansa? Ketika baru berkenalan, hindari topik-topik tentang diri Anda sendiri karena itu akan mengaktifkan OMS yang memicu sikap gelagapan, kaku dan sebagainya.

Salam revolusi cinta,
Lex dePraxis
http://lexdepraxis.wordpress.com/2009/08/06/mengatasi-rasa-malu-saat-bersama-dengannya/
Baca Selengkapnya - Tips: Cara Mengatasi Rasa Malu

Cara Mengatasi Rasa Cemas

Tips mengatasi rasa cemas dan cara mengatasi rasa cemas. Apa jadinya hidup ini jika melulu diselimuti kecemasan dan kegelisahan. Mau begini takut, mau begitu nggak berani. Akhirnya malah bingung sendiri dan bikin stres. Adalah rasa takut yang memang menjadi biang keladi dalam hal ini. Entah itu rasa takut akan kegagalan, takut akan perubahan, bahkan juga takut akan sesuatu yang belum jelas.

Menurut Harold Bloomfield, M.D, penulis Healing Anxiety Naturally, manifestasi dari ketakutan demi ketakutan itulah yang membuat seseorang menjadi cemas luar biasa. Rasa takut dan cemas akan semakin sulit dikendalikan, seiring pasifnya upaya mengusir ketakutan itu sendiri.

“Karenanya, cobalah untuk mengenali serta mengakrabi ketakutan-ketakutan yang hadir dalam benak kita. Karena cara ini merupakan langkah sederhana dalam menghadirkan pemikiran sekaligus imajinasi yang positif sifatnya,” jelas Bloomfield.

Nah, tentunya Anda tidak ingin hidup di bawah kendali rasa cemas bukan? Karenanya, Anda bisa mencegahnya dengan beberapa langkah berikut sebagaimana dirangkum dari beberapa sumber:



- Antisipasi rasa cemas.
Caranya? Cobalah untuk menyadari dan mewaspadai situasi serta orang-orang yang potensial bisa menyulut kecemasan. Menurut Mark I. Levy, M.D, pakar dari San Francisco Foundation for Psychoanalysis, antisipasi begini akan mengurangi risiko kecemasan sekaligus menghindari shock.

- Tarik nafas dalam-dalam.
Nafas tak beraturan, yang merupakan satu gejala hadirnya kecemasan, selain bisa membuat kepala nyut-nyut pun mengakibatkan hilangnya konsentrasi.

Karenanya tarik nafas dalam-dalam, tahan, kontrol nafas dari diafragma dan fokuskan pikiran Anda pada proses menarik dan mengeluarkan nafas. Bayangkan pula seolah-olah Anda tengah mengatasi rasa cemas dengan helaan nafas yang agak panjang.

- Hindari kafein, alkohol dan rokok.
Rasa cemas ternyata bisa pula dipicu oleh makanan, minuman, serta kebiasaan yang kita konsumsi atau lakoni. Kafein, alkohol, dan rokok disebut-sebut sebagai substansi yang bisa meningkatkan rasa cemas seseorang.

- Tertawa dan olahraga.
Tidak ada yang membantah kalau banyak ketawa itu dianggap menyehatkan. Buktinya untuk mengatasi rasa cemas ini, para pakar juga menyarankan agar kita banyak tertawa. Karena cara tersebut ampuh mengusir emosi dengan sesuatu positif sifatnya. Tak ubahnya dengan olahraga. 20 hingga 30 menit melakukan olahraga bisa membantu mengurangi rasa cemas.

- Tidur yang cukup.
“Jika Anda merasa lelah dan sedikit cemas, pergi saja ke pembaringan untuk apalagi kalau bukan tidur.

- Usir kekhawatiran yang berlebihan.
Jika Anda merasa cemas karena harus berbicara di depan banyak orang misalnya, maka lekaslah melakukan sesuatu yang bisa mengembalikan situasi normal dalam diri Anda. Yaitu dengan melakukan sesuatu yang bisa menambah kesempatan Anda lewat cara efektif seperti persiapan matang dan lebih terorganisir.

- Tulislah rasa cemas dalam secarik kertas.
Cara ini, menurut Bloomfield, lumayan ampuh mengurangi emosi dan rasa sesak di dada. Karenanya, tulislah dengan jujur ketakutan dan kecemasan yang ada dalam benak Anda, seperti “Saya takut ketika…”, “Saya cemas karena…”, atau “Saya nggak yakin kalau harus…”.

- Jangan lupa bersantai.
Rasa cemas kerap datang akibat banyaknya pekerjaan atau tugas lainnya. Karena itu, usahakan untuk menyisihkan waktu buat bersenang-senang dan bersantai. Atau waktu tersebut bisa pula digunakan untuk meditasi, membangun mimpi dan berimajinasi. Karena kebiasaan tersebut akan membantu mengurangi rasa cemas.

- Dengar musik.
Berbahagialah orang yang gemar mendengarkan musik. Karena dengan mendengarkan musik-musik favorit, akan membantu menjalani ritme hidup Anda yang menyenangkan. (eno)

http://4moslem.blogspot.com/
Baca Selengkapnya - Cara Mengatasi Rasa Cemas

Tips Buat Balikan Sama Mantan Pacar

Tips buat balikan sama mantan pacar. Cara balikan sama mantan pacar. Putus cinta memang menyakitkan, apalagi jika sampai saat ini Anda belum bisa melupakannya. Ingin balik lagi dengan si ex? Sah-sah saja kok. Inilah 8 trik yang harus Anda lakukan:

1. Cari Informasi
Coba Anda cari tahu tentang kabar si ex (mantan pacar) saat ini. Gunanya, selain untuk memudahkan pencarian, Anda juga jadi bisa tahu tentang statusnya. Apakah ia sudah mempunya kekasih baru, atau justru sudah menikah dengan yang lain? Ingat, trik ini hanya bisa Anda jalankan jika si ex ternyata juga masih sendiri alias belum memiliki pasangan. Tapi, jika ia sudah memiliki pacar atau berstatus menikah, lebih baik buang jauh-jauh pikiran Anda untuk kembali dengannya.



2. Hubungi Teman Dekatnya.
Cari info mengenai si ex dari sahabatnya, tapi hanya sekedar untuk menanyakan keadaan saja dulu, jangan lebih. Karena Anda perlu melihat reaksi dari sahabatnya tersebut, kalau ia menyambut telepon Anda dengan baik dan ramah, baru Anda bisa menanyakan tentang status si ex. Tapi jika si sahabat tak terlalu memperdulikan Anda, cari info pelan-pelan tapi tetap dengan strategi.

3. Hilangkan Rasa Ego
Jika sahabat ex Anda merespon dengan baik, jangan sungkan untuk bercerita atau mengungkapkan isi hati bahwa Anda masih sangat mencintai si ex dan berniat ingin kembali padanya. Jika Anda mengungkapkannya dengan tulus dan jujur, dijamin sahabatnya akan sukarela membantu Anda.

4. Atur Rencana
Sahabat si ex sudah bersedia membantu, kini saatnya Anda mengatur rencana untuk bertemu dengan si ex lewat pertolongan sahabatnya tersebut. Usahakan sahabatnya ikut serta untuk menemani si ex, sekedar untuk mencairkan suasana. Dengan strategi, bila keadaannya sudah nyaman, si sahabat akan pulang dan membiarkan Anda berdua dengan si ex.

5. Perhatikan Penampilan Anda
Saat akan bertemu si ex, usahakan Anda tampil mendekati sempurna. Setidaknya hindari memakai sesuatu yang tidak ia suka pada waktu Anda pacaran dulu.

6. Bersikap Tenang
Atur sikap jangan sampai terlihat gugup, usahakan agar Anda tetap tenang sehingga emosi pun stabil. Arahkan pembicaraan ke hal-hal ringan untuk mencairkan suasana agar tidak membosankan dan ‘garing’. Ceritakan kisah dan kenangan dulu saat Anda bersama dia. Buat si ex tersenyum, karena sebuah senyuman akan membuat ia merasa nyaman saat itu. Ingat, jangan sampai Anda menunjukkan sikap yang tidak disukainya, semasa pacaran dulu. Jika perlu, tunjukan kalau Anda sudah berubah dan buat si ex terkesan dengan perubahan Anda.

7. Kejutkan Dengan Hadiah
Beri si ex hadiah yang paling disukainya. Ingatkan kebiasaan yang selalu ia lakukan saat masih berpacaran dengan Anda. Apabila Anda sudah melakukannya, bersabarlah dulu jangan terburu-buru ‘menyatakan’ perasaan. Jalani seperti baru lagi, seakan Anda masih ‘pendekatan’ lagi dengan si ex. Kalau ia sudah terlihat memberikan balasan atau harapan, inilah saatnya untuk merebut hatinya kembali.

8. Tunjukkan Perhatian.
Tapi jangan terlalu berlebihan, misalnya dengan menelepon si ex setiap jam atau setiap hari. Karena perlu diingat, posisi Anda masih dalam status mantan yang mencoba ‘mendekatinya’ lagi. Jadi, berikanlah perhatian dengan wajar sambil mencoba memasuki kehidupannya (hari-harinya) kembali secara perlahan.
Baca Selengkapnya - Tips Buat Balikan Sama Mantan Pacar

Kamis, 28 Januari 2010

Tips Mengatasi Rasa Malu

Tips Mengatasi Rasa malu.....
bro, guy’s….all…kalian semua…kita pasti punya sifat rasa malu yg ada dalam diri kita masing2…untuk daerah dan budaya timur timur seperti kita, hal itu memang pantas untuk dibanggakan,namun jika kita menilik di dunia kerja saat ini, yang memerlukan banyak koneksi, banyak relasi…sifat pemalu harus dihilangkan (baca: dalam konteks yg sopan). so..niy gw ada beberapa cara yg bisa meredam masa malu kalian…cekidot bosss……
Ngobrol
jadilah seperti mereka yg sok akrab!

1. Pikirkan tentang cara bagaimana merasa dan bertindak di sekitar orang-orang yang telah kalian kenal, dimana kalian bisa merasa nyaman dan bersikap spontan. Alihkan perasaan itu saat kalian bertemu kenalan baru, begitu pula dalam situasi yang membuat rasa percaya diri memudar.


2.  Hindari terlalu memikirkan diri kalian sendiri, biasanya kita selalu membandingkan diri kita sendiri dengan orang yg kita temui, itu hal yang harus dihindari…bersikap sewajarnya aja…pikirkn bahwa kalian juga sama seperti mereka.

3. Banyak orang sangat bangga berbicara tentang diri mereka,  so itu hal yang positif bagi kita, ajak lawan bicara kita untuk share tentang dirinya dan berusaha menjadi pendengar yang baik! itu sangat penting…

4. Jangan memikirkan tentang hal yg akan terjadi nanti, maksud gw berhentilh memikirkan “pasti begini, pasti begitu”…disaat kita dalam keaaan emosi, hal ini akan semakin membuat diri kita terpengaruh dan mndoktrin bahwa semua kesalahan ada pada diri kita

5.  dan terakhir, cara yg gw suka, HIPNOTIS DIRI SENDIRI…itu hal yg biasa gw lakukan…gw selalu memikirkan hal positif saat bertemu dan berbicara dengan orang. bikin keadaan senyaman mungkin dan serileks mungkin…hal itu akan membuat diri kita lebih nyaan dalam berbicara…
hmh…gw rasa itu beberapa hal yang bisa temen2 jadiin pertimbangan…boleh temen2 malu asal jangan memalukan…hehehe…

selamat mencoba guy’s…
Baca Selengkapnya - Tips Mengatasi Rasa Malu