Tampilkan postingan dengan label cara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cara. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Februari 2010

Tips: Cara Mengatasi Rasa Malu

tips mengatasi rasa malu. Cara mengatasi rasa malu. Rasa canggung dan malu, atau shyness, bukan hanya dialami oleh orang-orang yang merasa dirinya introvert. Saya menemukan orang yang ekstrovert juga mengalami fenomena tersebut, namun mereka mengerti bagaimana cara mengeluarkan diri dari tekanan tersebut.

Apa sebenarnya yang membuat orang merasa malu? Saya menyebutnya dengan istilah Omni Mirror Syndrome (OMS), alias orang-orang tersebut seolah merasa dikelilingi cermin yang selalu mengikuti kemana saja, sehingga mereka bisa terbayang ‘melihat’ apa yang sedang mereka lakukan. Istilah lainnya yang lebih dikenal adalah ‘terlalu sadar diri’ yang menyebabkan mereka sulit untuk bertindak lepas karena takut menampilkan imej yang jelek atau salah.



Bernardo Carducci, pimpinan dari Indiana University Southeast Shyness Research Institute, memiliki penjelasan yang ilmiah mengenai fenomena tersebut.

“The next time you’re invited to a party but afraid to go, try to remember that shyness may affect up to 40 percent of the population, but it doesn’t have to be a life sentence. Despite beliefs to the contrary, shyness is not completely hardwired. This is because shyness requires a sense of self—which develops only after about 18 months of age. It involves feelings of excessive self-consciousness, negative self-evaluation and negative self-preoccupation, he explained. “

Apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi efek kaca tersebut?

Pindahkan fokus Anda pada hal-hal eksternal di luar tubuh Anda, mis. makanan/minuman di atas meja, pakaian orang lain, keanehan yang terjadi di ruangan, suara musik di latar belakang, dan yang paling mudah… isi pembicaraan orang lain!

Anda akan merasa terbebas ketika Anda berhenti memandangi bayangan refleksi diri Anda sendiri di dalam kepala. Kita begitu terpaku dengan rasa malu dan canggung jika terlalu sibuk memperhatikan diri sendiri, berdialog dan mengomentari suara-suara yang ada di kepala kita tentang refleksi bayangan dari kaca diri. Jika kita memecahkan kaca tersebut dan menaruh konsentrasi pada segala sesuatu yang di terjadi di dunia nyata, maka rasa malu tersebut berangsur-angsur memudar.

Bagaimana langkah praktis untuk mengaplikasikan ini dalam situasi romansa? Ketika baru berkenalan, hindari topik-topik tentang diri Anda sendiri karena itu akan mengaktifkan OMS yang memicu sikap gelagapan, kaku dan sebagainya.

Salam revolusi cinta,
Lex dePraxis
http://lexdepraxis.wordpress.com/2009/08/06/mengatasi-rasa-malu-saat-bersama-dengannya/
Baca Selengkapnya - Tips: Cara Mengatasi Rasa Malu

Cara Mengatasi Rasa Iri

Cara mengatasi rasa iri dan tips mengatasi rasa iri. Rasa iri memang wajar dimiliki setiap orang. Hanya orang-orang tertentu saja yang bisa sampai pada tahap di mana rasa irinya hilang lenyap. Bagi sebagin orang, bila rasa iri itu di’pelihara’ dengan benar, malah dapat jadi cambuk untuk hidup lebih maju.

Namun, umumnya rasa iri bersifat merusak. Bila Anda tak bisa menghindari rasa iri seperti ini, yang terus saja mengalir dalam peredaran darah Anda, terimalah itu sebagai emosi yang biasa dirasakan setiap insan. Seperti juga ketika Anda melakukan kebaikan dan Anda merasa senang, cobalah menganggap rasa iri sebagai emosi yang ‘lebih bisa diterima’.



Langkah pertama untuk mengatasinya adalah, buanglah segala kebencian yang menyelinap di dada.
Berhentilah mendoakan orang lain yang jelek-jelek – misalnya, berharap agar ia tak memiliki apa yang Anda inginkan, atau berharap dia kehilangan sesuatu.


Setelah itu, Anda bisa melangkah ke tahap selanjutnya, yaitu penghargaan.
Belajarlah untuk mengagumi dan menghargai orang lain, tanpa harus mengasosiasikannya dengan keadaan Anda (yang mungkin gundah gulana dan merasa paling inferior sedunia). Bila Anda mengagumi seseorang, dengan mudah Anda akan ‘membiarkannya’ memiliki lebih banyak, tanpa merasa Anda memiliki lebih sedikit.

Langkah terakhir, beranjaklah dari penghargaan menuju ‘persaingan’.
Tentu, dalam arti yang positif. Dengan mengembangkan kualitas-kualitas yang membuat orang lain enviable alias patut disiriki, Anda akan bangga pada diri sendiri. Ketahuilah, Anda tak akan mungkin merasa iri dan bangga pada saat bersamaan. Bila Anda menggunakan rasa iri untuk memberi ‘bensin’ pada motivasi Anda, rasa iri tak akan ‘mengatur’ kehidupan Anda.

Segera setelah Anda menyadari rasa iri itu, berhenti dan merenunglah sejenak. Jangan bikin aksi atau tindakan impulsif yang bertentangan dengan diri Anda. Kalau Anda mendapatkan diri Anda merasa dengki pada orang lain, ingatlah bahwa Anda bukan setan. Anda cuma merasa kehilangan, dan sedang mencoba untuk meringankan penderitaan sebisa mungkin.

Karena itu, cobalah untuk mengenal orang-orang yang enviable itu. Temukan fakta akan kehidupannya – yang tidak semuanya ‘terang benderang’. Pasti tidak banyak rasa iri lagi dalam diri Anda. Dan Anda sendiri, akan jauh lebih dewasa, mampu mengembangkan kualitas diri Anda sampai ke level yang (siapa tahu), bikin orang lain iri. (hannie k.wardhanie)

http://4moslem.blogspot.com/
Baca Selengkapnya - Cara Mengatasi Rasa Iri

Cara Mengatasi Rasa Cemas

Tips mengatasi rasa cemas dan cara mengatasi rasa cemas. Apa jadinya hidup ini jika melulu diselimuti kecemasan dan kegelisahan. Mau begini takut, mau begitu nggak berani. Akhirnya malah bingung sendiri dan bikin stres. Adalah rasa takut yang memang menjadi biang keladi dalam hal ini. Entah itu rasa takut akan kegagalan, takut akan perubahan, bahkan juga takut akan sesuatu yang belum jelas.

Menurut Harold Bloomfield, M.D, penulis Healing Anxiety Naturally, manifestasi dari ketakutan demi ketakutan itulah yang membuat seseorang menjadi cemas luar biasa. Rasa takut dan cemas akan semakin sulit dikendalikan, seiring pasifnya upaya mengusir ketakutan itu sendiri.

“Karenanya, cobalah untuk mengenali serta mengakrabi ketakutan-ketakutan yang hadir dalam benak kita. Karena cara ini merupakan langkah sederhana dalam menghadirkan pemikiran sekaligus imajinasi yang positif sifatnya,” jelas Bloomfield.

Nah, tentunya Anda tidak ingin hidup di bawah kendali rasa cemas bukan? Karenanya, Anda bisa mencegahnya dengan beberapa langkah berikut sebagaimana dirangkum dari beberapa sumber:



- Antisipasi rasa cemas.
Caranya? Cobalah untuk menyadari dan mewaspadai situasi serta orang-orang yang potensial bisa menyulut kecemasan. Menurut Mark I. Levy, M.D, pakar dari San Francisco Foundation for Psychoanalysis, antisipasi begini akan mengurangi risiko kecemasan sekaligus menghindari shock.

- Tarik nafas dalam-dalam.
Nafas tak beraturan, yang merupakan satu gejala hadirnya kecemasan, selain bisa membuat kepala nyut-nyut pun mengakibatkan hilangnya konsentrasi.

Karenanya tarik nafas dalam-dalam, tahan, kontrol nafas dari diafragma dan fokuskan pikiran Anda pada proses menarik dan mengeluarkan nafas. Bayangkan pula seolah-olah Anda tengah mengatasi rasa cemas dengan helaan nafas yang agak panjang.

- Hindari kafein, alkohol dan rokok.
Rasa cemas ternyata bisa pula dipicu oleh makanan, minuman, serta kebiasaan yang kita konsumsi atau lakoni. Kafein, alkohol, dan rokok disebut-sebut sebagai substansi yang bisa meningkatkan rasa cemas seseorang.

- Tertawa dan olahraga.
Tidak ada yang membantah kalau banyak ketawa itu dianggap menyehatkan. Buktinya untuk mengatasi rasa cemas ini, para pakar juga menyarankan agar kita banyak tertawa. Karena cara tersebut ampuh mengusir emosi dengan sesuatu positif sifatnya. Tak ubahnya dengan olahraga. 20 hingga 30 menit melakukan olahraga bisa membantu mengurangi rasa cemas.

- Tidur yang cukup.
“Jika Anda merasa lelah dan sedikit cemas, pergi saja ke pembaringan untuk apalagi kalau bukan tidur.

- Usir kekhawatiran yang berlebihan.
Jika Anda merasa cemas karena harus berbicara di depan banyak orang misalnya, maka lekaslah melakukan sesuatu yang bisa mengembalikan situasi normal dalam diri Anda. Yaitu dengan melakukan sesuatu yang bisa menambah kesempatan Anda lewat cara efektif seperti persiapan matang dan lebih terorganisir.

- Tulislah rasa cemas dalam secarik kertas.
Cara ini, menurut Bloomfield, lumayan ampuh mengurangi emosi dan rasa sesak di dada. Karenanya, tulislah dengan jujur ketakutan dan kecemasan yang ada dalam benak Anda, seperti “Saya takut ketika…”, “Saya cemas karena…”, atau “Saya nggak yakin kalau harus…”.

- Jangan lupa bersantai.
Rasa cemas kerap datang akibat banyaknya pekerjaan atau tugas lainnya. Karena itu, usahakan untuk menyisihkan waktu buat bersenang-senang dan bersantai. Atau waktu tersebut bisa pula digunakan untuk meditasi, membangun mimpi dan berimajinasi. Karena kebiasaan tersebut akan membantu mengurangi rasa cemas.

- Dengar musik.
Berbahagialah orang yang gemar mendengarkan musik. Karena dengan mendengarkan musik-musik favorit, akan membantu menjalani ritme hidup Anda yang menyenangkan. (eno)

http://4moslem.blogspot.com/
Baca Selengkapnya - Cara Mengatasi Rasa Cemas

10 Cara Ngajak Balikan Sama Mantan Pacar

Tips ngajak balikan sama mantan pacar. Cara ngajak balikan sama mantan pacar. Seorang teman menulis surat begini: “KLa Project memang bener banget. Kok bisa-bisanya ya mereka menciptakan lagu Tak Bisa ke Lain Hati? Soalnya, yang saya rasakan sekarang ini juga begitu. Biar banyak cewek berjejer, yang saya inginkan cuma Maya, mantan pacar saya. Gimana saya bisa ngajak dia balik lagi?”

Anda juga punya persoalan yang sama? Menurut bisik-bisik mereka yang berpengalaman, inilah sarannya:



1. Kembangkan diri Entah siapa yang duluan memutuskan, tapi sebaiknya Anda tetap berada dalam kondisi prima. Putus cinta jangan bikin Anda (dan penampilan) jadi berantakan. Sebaliknya, Anda malah harus mengembangkan diri – terutama pada hal-hal yang dulu pernah dikeluhkan pasangan. Sebab, bukankah Anda ingin ia menyesali keputusannya untuk melepas Anda pergi?

2. Yakinkan bahwa Anda masih mencintainya Seperti juga dalam bisnis, dalam cinta pun dibutuhkan kekuasaan. Caranya, menganalogikan kekuasaan itu dengan tiga kata sakti yang amat mujarab: “Aku cinta padamu”. Jangan singgung soal seks, tapi curahkan seluruh perasaan dalam rangka merebut kembali hati si mantan.

3. Jangan main-main Jangan pernah memberikan sinyal yang salah. Maksudnya, Anda tidak bermaksud melamar/menolak, tapi dengan sengaja memberikan tanda-tanda yang sebaliknya. Anda tidak mau merusak hidup seseorang, kan?

4. Jangan cemburu Cara terbaik untuk tahu bagaimana perasaannya terhadap Anda adalah dengan melihat bagaimana tingkahlakunya terhadap lawan jenis – terutama yang punya kans untuk memenangkan hatinya. Apakah ia memperlakukan mereka dengan superramah, atau ia justru sering curhat terhadap mereka berkenaan dengan putusnya hubungan itu? Jangan langsung cemburu, tapi lihatlah bagaimana gejalanya.

5. Analisis dan pelajari mantan Anda Sudah saatnya Anda lebih banyak berpikir. Memang ngeselin, sih, tapi Anda harus lebih penuh perhatian dan hati-hati terhadap apa yang dikatakannya sekarang. Anda kan bukan pacarnya lagi, jadi Anda tahu bahwa sekarang ada dinding tinggi di antara Anda berdua. Karena itu, ‘bacalah’ apa yang dikatakannya, dan apa yang tidak diungkapkannya.

6. Tetap menelepon Memang ini bikin harga diri serasa turun, tapi, cinta kan butuh pengorbanan. Lagi pula, dengan terus menelepon, Anda menunjukkan bahwa Anda serius dan tidak memikirkan wanita lain. Perlihatkan bahwa cuma ada dia dalam pikiran Anda.

7. Jangan lupa hari ultah atau hari ‘jadian’ Karena Anda bukan Brad Pitt atau Ben Affleck, jangan sok cool dengan pura-pura lupa hari ultahnya. Percaya deh, sikap begitu nggak bakal menolong sama sekali. Setiap wanita itu kepingin jadi pusat perhatian cowok sedunia. Diperlakukan seperti seorang putri tak akan pernah ditolaknya, apalagi pada hari yang bersejarah baginya. Kalau tidak bisa mengirim kartu, kan bisa kirim e-card?

8. Jangan ‘dirangkap’ Teori peluang memang membolehkan Anda mendekati cewek lain saat Anda berniat balik lagi ke mantan. Siapa tahu, kalau si A menolak, si B menerima. Tapi, bagaimanapun menggodanya ide ini, jangan lakukan hal itu. Fokus, Bung. Fokus …

9. Beri surat cinta Yaa, surat kan bisa dalam bentuk email supaya nggak ketinggalan zaman. Nggak usah mesti berbunga-bunga. Anda bisa cuma kirim artikel, gambar, atau pertanyaan singkat seperti, “Gimana kamu hari ini?”

10. Sentuh si mantan kalau ada kesempatan Hmm, ini memang menggoda. Tapi, hati-hati melakukannya. Yang jelas, sentuhan memang ajaib. Pada saat menyentuh itu, Anda berdua akan tahu apakah masih reaksi kimiawi di antara Anda? Saat inilah yang tepat untuk membujuknya kembali ke hati Anda.

http://icomerecet.blogspot.com
Baca Selengkapnya - 10 Cara Ngajak Balikan Sama Mantan Pacar

Cara Balas Dendam Sama Mantan Pacar

Tips Balas dendam sama mantan yang sudah menyakiti pacar. Cara membalas dendam sama mantan pacar yang sudah nyakitin kita. Pasti deh nggak ada orang yang senang setelah putus hubungan. Apalagi kalau caranya dicampakkan. Tapi, kadang-kadang, apa yang kita lakukan kemudian setelah hubungan itu berakhir, amat tidak masuk akal. Menyedihkan, malah.



Misalnya, ada orang yang terus saja meneror mantan pacarnya dengan telepon, e-mail, ataupun SMS. Atau, setiap kali bertemu, tampangnya seolah-olah paling malang sedunia. Pokoknya apa saja, deh, supaya si mantan itu jadi merasa bersalah. Padahal, sikap seperti itu bukannya bikin si mantan kepingin balik, malah berucap, “Ih, segitu aja deh, dia. Untung gue buru-buru putusin …” Barisan sakit hati itu lupa kalau cara terbaik setelah putus adalah dengan penampilan yang sewajarnya, tanpa ada emosi atau penyesalan yang terlihat. Soalnya, menunjukkan bahwa kita biasa-biasa saja, justru malah makin menambah ‘nilai’ di depan mantan. Dia akan berpikir bahwa sebenarnya, dia tidak terlalu berpengaruh dalam kehidupan mantan pacarnya.

Sukses = balas dendam termanis

Kata kunci bagi rasa sakit hati yang tiada terperi adalah dengan menjadi sukses. Sukses ini bisa di bidang apa saja, mau karir, pekerjaan, ataupun menaklukkan para ‘pendatang baru’. Jangan cuma manyun di rumah, tapi bergegaslah mengejar kembali kebahagiaan hidup yang pernah dimiliki. Penampilan oke

Jangan habiskan waktu dengan bermuram durja. Pergi kek ke gym, bentuk badan supaya lebih oke. Pakai baju-baju yang nyaman dan ceria, supaya tampil lebih menarik. Jadi orang yang lebih baik.

Inilah saatnya untuk menemukan diri sendiri. Kalau dulu waktu terlalu banyak dihabiskan dengan dia, kini saatnya mendesain ulang hidup kita. Sisihkan waktu untuk berbuat baik, entah kepada keluarga, teman, bahkan orang-orang yang tak dikenal. Luangkan waktu untuk membantu mereka yang tertindas, pengungsi, dan fakir miskin. Cari juga kegiatan lain yang fun, seperti naik motor besar, menyelam, dan sebagainya.

Mulai flirting Hmm, memangnya cowok/cewek cuma dia aja? Cari lagi dong yang lain, dan taburkan daya tarik itu ke mana-mana. Sudah pasti ada yang nyangkut, kok. Bukankah jam terbang sudah tinggi? Jangan sinis Orang yang sedang sedih cenderung sinis dan ‘tajam’ pada orang lain. Jangann lakukan hal itu, karena malah akan membuat pesona berkurang. Mereka yang bahagia lebih tinggi daya tariknya.

Jadi pacar yang lebih baik Belajarlah dari kesalahan-kesalahan dulu. Karena itu, perbaiki sikap dan tingkah laku bila sudah berhasil menggaet yang baru.

Raih sukses Nah, itu tadi. Segeralah mencapai apa yang bisa dilakukan. Kemenangan dan kebahagiaan sebenarnya sudah ada di depan mata, bila berusaha keras.

Pastikan si mantan pacar tahu Balas dendam seperti di atas belum terasa manisnya kalau si mantan nggak tahu. Yah, bukan berarti mesti berkoar-koar di TV atau di majalah seperti yang sering dilakukan para selebriti yang habis putus terus dapat pacar baru. Tapi, cari cara halus supaya dia tahu kalau dunia masih dalam genggaman meskipun tanpa dirinya!

http://panah-asmara.blogspot.com
Baca Selengkapnya - Cara Balas Dendam Sama Mantan Pacar