Tampilkan postingan dengan label ciri-ciri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ciri-ciri. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Februari 2010

Ciri-Ciri Seorang Pria Selingkuh

Ciri-ciri seorang pria selingkuh atau tanda-tanda seorang pria berselingkuh. Tanda-tanda cowok selingkuh atau ciri-ciri seorang cowok berselingkuh. PRIA "manis" yang terlihat tak mungkin macam-macam pun bisa menjadi peselingkuh. Mulai dari selingkuh kecil hingga selingkuh berat yang berlanjut ke ranjang.

Bukan berarti harus mencurigai pasangan Anda. Tapi, seperti anekdot "kucing disodori ikan asin pasti langsung disambar", siapa yang tak tergoda jika ada seseorang yang terus-menerus mencoba menarik perhatian kita. Karena sering bertemu, mengobrol, dan akhirnya saling curhat, perselingkuhan pun semakin mungkin terjadi. Apalagi bila kebetulan kondisi hubungan dengan pasangan pun sedang seperti mendung yang gelap.

Namun, tentu saja tak berarti solusinya adalah mengawasi dan mengintrogasi pasangan selama hampir 24 jam. Terpenting, ciptakan hubungan yang kondusif di antara Anda berdua, dan belajarlah jeli membaca tanda-tanda kemungkinan adanya perselingkuhan. Dengan begitu, penghianatan bisa segera dihentikan, dan hubungan Anda berdua pun masih terselamatkan.

Lalu, apa saja tanda-tanda awal yang bisa dijadikan petunjuk? Marcella Bakur dan Raymon B Green dalam buku mereka, 180 Telltale Signs Hates Are Cheating and How to Catch Them, mengungkapkan 10 tanda emosional seseorang yang sedang berselingkuh.

Dia lebih perhatian dari biasanya.

Ini karena dia merasa bersalah kepada Anda. Namun, perhatian tersebut perlahan-lahan akan berkurang dan akhirnya menghilang setelah perselingkuhan semakin dalam.

Dia mulai menghujani Anda dengan hadiah.

Sama seperti poin pertama, ini dilakukannya karena merasa bersalah telah menghianati Anda. Dengan memberikan hadiah-hadiah itulah ia bisa mengatasi rasa bersalah.

Tingkah lakunya membuat Anda merasa ada sesuatu yang tidak beres.

Percayailah insting Anda. Tidak peduli dengan insting tersebut sama saja Anda "membutakan" diri dari kebenaran yang ada. Andalah yang paling tahu kebiasaan, rutinitas, dan sikap-sikapnya sehari-hari. Jadi, curigalah bila semua itu berubah.

Dia mulai semakin sering memancing pertengkaran.

Ini adalah alasannya untuk marah dan pergi menemui kekasih gelapnya. Namun, bisa juga dilakukan karena perasaannya yang bercampur aduk setelah menghianati Anda.

Selalu membicarakan kemungkinan hubungan Anda berdua berakhir.

Waspadalah jika dia mulai sering berkata, "Apa yang kamu lakukan jika hubungan kita berakhir?" Atau, "Jika sesuatu terjadi pada kita berdua, saya akan selalu menyayangi kamu sebagai teman." Asal Anda tahu, kalimat berandai-andainya itu karena ada orang lain yang akan menerimanya dengan senang hati begitu hubungan anda berdua berakhir.

Dia seperti Anda saat sedang mengalami PMS.

Dia tampak senang dan bersemangat ketika akan pergi keluar rumah sendirian, dan langsung lesu serta lemas saat berada di dekat Anda.

Selera musiknya tiba-tiba berubah.

Karena jadi lebih sering mendengarkan musik kesukaan "sang pacar", ia pun jadi ikut menyukai musik tersebut.

Harga dirinya rendah.

Bukan berarti dia pasti berselingkuh. Namun, orang-orang seperti ini umumnya cenderung mencari rasa aman dan umpan balik positif dari orang lain. Nah, salah satu cara mendapatkannya, ya, lewat perselingkuhan!

Dia terus-menerus mengkritik orang lain (lawan jenisnya).

Ini adalah usahanya untuk membuat Anda berpikir bahwa orang seperti itu bukanlah tipe favoritnya, walau sebenarnya diam-diam dia tertarik.

Dia jadi lebih sering memberi kritik pedas kepada Anda.

Emosinya jadi lebih mudah terpancing terhadap komentar Anda, bahkan komentar netral sekalipun. (berbagai sumber)
Baca Selengkapnya - Ciri-Ciri Seorang Pria Selingkuh

Jumat, 29 Januari 2010

6 Ciri Pemimpin yang Berkualitas

Ciri-ciri pemimpin yang berkualitas atau ciri-ciri pemimpin yang baik. Penulis buku "The Purpose Driven Life" atau "Kehidupan yang digerakkan Tujuan" menulis tentang apa yang harus menjadi kualitas seorang pemimpin saat ditanya Jemaat Kristiani di Amerika tentang orang yang bagaimana yang harus dipilih sebagai Presiden Amerika Serikat. Apa yang Pastor Rick tuliskan dapat dijadikan patokan bukan saja untuk pemilihan Presiden di Amerika tetapi untuk memilih setiap pemimpin.

Ciri yang paling utama menurutnya adalah karakter. "Fondasi kepemimpinan bukan kemampuan atau karisma, tetapi karakter. Orang yang berkarisma seringkali dianggap sebagai pemimpin yang terbaik, tetapi karisma dapat dipakai untuk kebaikan maupun kejahatan.

Tanpa karakter, karisma menjadi suatu ancaman, yang digunakan untuk memanipulasi situasi untuk tujuan-tujuan egois. Apakah dalam memimpin sebuah perusahaan, pusat pendidikan, politik atau keluarga, karakter selalu menang di atas karisma. Apa yang sangat kita butuhkan di dalam para pemimpin kita adalah karakter yang kuat."

"KHARISMA seorang Hamba TUHAN adalah satu KASIH KARUNIA yg dapat mengangkatnya.
tetapi KARAKTER yg di pakai TUHAN untuk Mempertahankannya".
warna KARAKTER akan Jelas dari setiap Respon yg Spontan yg kita berikan.

Enam ciri lain yang Pastor Rick yakini sebagai kualitas yang esensial pada seorang pemimpin adalah:

Belas Kasihan: Pemimpin yang besar secara tulus mempedulikan dan mengasihi orang yang mereka pimpin.

Perenungan/Kontemplasi: Pemimpin yang besar membangun cadangan spiritualitas, emosional dan intelektual yang mendalam lewat doa, ketenangan, bacaan dan renungan. Mereka sadar akan besarnya tanggungjawab mereka. Mereka menyeimbangkan waktu yang diluangkan di tempat umum dengan waktu pribadinya.

Optimisme: Pemimpin yang terkemuka terus menyakini apa yang benar di saat setiap orang mau menyerah. Mereka yakin bahwa kejahatan dapat dikalahkan oleh kebaikan.

Konsentrasi: Pemimpin harus bisa fokus pada persoalan kritis dan tidak sibuk dengan masalah-masalah sekunder.

Keberanian: Menangani persoalan yang sulit membutuhkan keberanian karena solusinya tidak selalunya popular. Tanpa keberanian, pemimpin hanyalah budak kepada opini publik yang berubah-ubah.

Hati nurani yang bersih: Integritas pribadi sangatlah penting karena kepemimpinan harus dibangun di atas dasar kepercayaan

Baca Selengkapnya - 6 Ciri Pemimpin yang Berkualitas