Tampilkan postingan dengan label puisi islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi islami. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Februari 2012

DOA

DOA

Ya... Tuhan
Jika ajalku tiba
Lpangkanlah kuburku
Terangilah dengan cahayaMu
Karena aku takut
Akan kegelapan

Ya...Tuhan
Aku tak kuasa
Mengikuti jejak Sahabiah
Tersadari ku bukan bagian darinya
Akankah bersama?
Harap cemas menyelimuti jiwa
Karena maqam berbeda

Pintaku padaMu
Bila ajalku tiba
Perlihatkan wajah mereka
Walau dari kejauhan.
Baca Selengkapnya - DOA

Kamis, 23 Februari 2012

RINDU RASUL

RINDU RASUL

Ku dendangkan lagu kasih
Menyebut namamu ya... Rasul
Sebagai tanda rindu dariku

Ku dendangkan lagu harapan
Diiringi detak jantungku
Berharap akan perjumpaan

Ku langkahkan kakiku
Menelusuri sunnahmu
Mengharapkan syafaatmu

Begitu ingin kau hadir
Dalam mimpiku dikala subuh
Walau sekejap saja
Baca Selengkapnya - RINDU RASUL

Sabtu, 18 Februari 2012

Perjaka Pemalu

Perjaka Pemalu
kojofi

Suasana hati galau menyilau
Merana dalam hampa menyapa
Nelangsa hadir menyindir
Merayap pelan dalam waktu tak menentu

Ku lahir dalam sembilan bulan berjalan
Menggeliat menerpa ibunda menyapa canda
Ku besar dalam sepi tak bertepi
Terbalut dalam rindu yang sendu

Lagu lama kembali mengalun merdu
Ditemani desau angin risau
Menyebut nama-nama dengan malu
Merenda hari-hari dalam galau menghalau

Kini aku bukan balita yang banyak meminta
Kini aku bukan anak-anak mengarak jarak
Aku bukan pula remaja yang manja
Aku merasa dewasa karena ingin meminang ustadzah

Namun, masih tersisa asa yang tak biasa
Adakah ustadzah yang tak bermadzab feminis
Tapi bersikap manis pada anak-anak yang mau pipis
Atau mimpikah bila melati mesti menanti
Perjaka pemalu yang ragu melulu

Dalam bingkai cita yang tertata
Antara cinta dan derita
Tanpa peduli tahta atau harta
Inilah rangkai kata-kata terbata
Yang ku pinta hanya data dan fakta
Bersediakah dikau menjadi ustadzah di rumah ta
Bersediakah diakau menjadi ustadzah di gubuk tak berbata

Kelopak bunga merekah bermahkota
Kuncupnya mengecup mengatup mata
Orang tuaku sudah sangat renta
Mengharap mantu dan cucu tuk berbagi cerita
Mudah-mudahan saja mertua tak gila harta
Karena sang perjaka masih kurang jata
Untuk melamar ustadzah dengan permata
Baca Selengkapnya - Perjaka Pemalu

Minggu, 12 Februari 2012

BISIK

BISIK
Detik-detik ketika ku terlempar
Dalam kenestapaan
Ku cari perpaduan kata
Hambar makna diri
Menelusuri tebing batas reaksi
Tak sanggup ku telisik jiwa
Ketika terhenyak ku sadari
Cukup hati yang bersaksi
Setiap jejak ada tuntunan
Langkah mawas diri mesti tertata
Cucuran air mata
Tatapkan kepasrahan
Ya Rabbi
Tidurkan aku malam ini
Tanpa mimpi apa-apa
Dan seandainya telah tiba penantianku
Untuk menghadapMu
Jangan bangunkan aku
Ketika fajar telah muncul di ufuk timur
Aku ingin berbaring
Untuk selama-lamanya di sisiMu
Tanpa terganggu kenesbian waktu.
Baca Selengkapnya - BISIK

Jumat, 03 September 2010

Puisi Idul Fitri

Ketika Tiba Hari Yang fitri - Puisi Idul Fitri 2010

Krtika berkilau embun pagi
Dan merekah sinar mentari
Satu kupinta kepada ilaahi
Semoga jiwa kembali suci
Selamat Hari Raya Idul Fitri

Ketika ramadhan telah lepas
Tiada dzikir yang lebih pantas
Selain takbir bagi pemilik ‘Arsy.

Ketika takbir telah bergema
Tiada yang lebih bermakna
Selain pintu maaf yang dibuka.
Selamat lebaran, semoga diterima amalan,
yang ikhlas dilakukan, selama Ramadhan.

 oleh: Al Habib

Salam puisi cinta....
Baca Selengkapnya - Puisi Idul Fitri