Kamis, 28 Januari 2010

10 Tips Jadi Playboy

Tips jadi playboy
1. Percaya Diri
2. Jangan terlalu Agresif (cewek ga suka cowok yg terlalu over) , terkadang cuek (cewek banyak suka cowok cuek)
3. Mencari tahu apa yg dia sukai dan dia benci
4. Pura-pura tidak mempunyai pengalaman cinta
5. Sok perhatian
6. Berbicara sepantasnya dan tidak menyinggung perasaannya.
7. Sopan dan santun
8. Banyak-banyak baca majalah cewek (cewek lebih pintar dan lebih tahu karakter cowok)
9. Teruslah menggombal (dengan nada bercanda) -> untuk memncing reaksi cewek
Meskipun cewek slalu bilang (ah...gombal,aq ga percaya) tapi dalam hatinya mereka bangga dipuji.
10. Sabar dan jangan tergesa-gesa,cepat atau lambat km dapatkan dia.
Baca Selengkapnya - 10 Tips Jadi Playboy

Tips Jadi Cowok Playboy

Tips jadi cowok playboy atau cara jadi cowok playboy.
Selamat membaca semoga menjadi referensi dan inspirasi untuk menjalani hidup…….
Hehehhe………………

Dalam menyalurkan perasaan melalui pandangan harus disesuaikan dengan wajah kita dan cewek yang hendak ditaklukkan. Ada 3 macam jenis pandangan untuk menjadi playboy sejati. Pandangan innocent, romance dan garang. Tiap-tiap pandangan ini akan optimal bila disesuaikan dengan karakteristik wajah anda. Bagaimanakah penjelasannya?

* Pertama adalah pandangan "innocent" alias polos, anak kecil, tidak berdosa dan tidak bersalah apa-apa. Bagi pria yang memiliki bentuk wajah bulat, oval dan agak chubby tentu ini merupakan solusi yang tepat. Wajah dengan kulit cerah tentu dapat dengan mudah mengekplorasi jenis pandangan ini dengan optimal. Namun hal ini bukan berarti kita yang merasa wajah kita item tidak pantas menggunakan jenis pandangan ini. Inget, karakteristik wajah yang terpenting dan bukan jenis warna kulit. Dengan membuat pandangan seperti ini tentu cewek akan merasa "gemes" dan "pengen mencubit pipi kamu!". Dengan pandangan seperti ini, dijamin cewek yang hendak anda taklukkan menjadi lebih agresif dan malah ingin menggaet anda! Pandangan ini cukup manjur untuk membuat seorang cewek yang perasaannya sedang marah langsung reda. Saya peragakan pandangan mata innnocent yang polos itu.

* Kedua adalah pandangan "romance" alias romantis boo.... Nah, dibandingkan pandangan yang lain, pandangan romantis memiliki keunggulan lebih. Sifat pandangan ini berlaku universal pada semua cewek. Tidak melihat bagaimana sifat cewek yang dihadapi, dengan pandangan seperti ini maka kita bisa menaklukkan cewek tersebut. Ingat, semua cewek di dunia menginginkan sosok cowok yang romantis! Karena dengan romantis, cewek akan merasa nyaman dan dihargai. Selain universal untuk cewek yang dipandangi, ternyata pandangan seperti ini juga bersifat universal pada cowok. Semua cowok bisa memakai pandangan romantis ini tanpa tergantung dari karakteristik wajahnya. Cukup berikan pandangan yang mendalam kepada cewek itu dan tunjukkan sisi romantis-mu dan dia jadi milik kamu!

* Ketiga adalah pandangan "garang". Kesan pandangan yang memberikan suasana "liar", "galak", "kuat" tentu bisa memikat hati wanita dengan sekejap. Lihat, kenapa terkadang cewek menyukai cowok yang jelek, bertato, pakaian lusuh padahal disekitarnya banyak cowok yang berpakaian rapi, bersih dan wangi? Semua cewek memiliki pikiran liar di lubuk otak yang paling dalam. Mereka selalu tertarik dengan sesuatu yang "unik" dari seorang cowok dibandingkan cowok lain. Lihatlah, ada cewek yang dengan sabar dengan cowok yang pemarah dan kita tentu bingung dibuatnya. Justru bisa jadi cewek tersebut menyukai pandangan cowok yang sinis, cuek dan garang. Muncul sifat macho dengan pandangan seperti ini. Bila anda memiliki mata yang sipit tentu dapat dengan mudah menggunakan jenis pandangan seperti ini.

Nah agar pandangan-pandangan kamu berhasil, kamu harus rajin melatihnya di kaca kamar, mobil, spion motor, atopun semua aja yang kamu punya yang bisa buat ngaca. . .

Good luck!!!

By: Yodi.web.ugm.ac.id
Baca Selengkapnya - Tips Jadi Cowok Playboy

Tips Mengatasi Rasa Malu

Tips Mengatasi Rasa malu.....
bro, guy’s….all…kalian semua…kita pasti punya sifat rasa malu yg ada dalam diri kita masing2…untuk daerah dan budaya timur timur seperti kita, hal itu memang pantas untuk dibanggakan,namun jika kita menilik di dunia kerja saat ini, yang memerlukan banyak koneksi, banyak relasi…sifat pemalu harus dihilangkan (baca: dalam konteks yg sopan). so..niy gw ada beberapa cara yg bisa meredam masa malu kalian…cekidot bosss……
Ngobrol
jadilah seperti mereka yg sok akrab!

1. Pikirkan tentang cara bagaimana merasa dan bertindak di sekitar orang-orang yang telah kalian kenal, dimana kalian bisa merasa nyaman dan bersikap spontan. Alihkan perasaan itu saat kalian bertemu kenalan baru, begitu pula dalam situasi yang membuat rasa percaya diri memudar.


2.  Hindari terlalu memikirkan diri kalian sendiri, biasanya kita selalu membandingkan diri kita sendiri dengan orang yg kita temui, itu hal yang harus dihindari…bersikap sewajarnya aja…pikirkn bahwa kalian juga sama seperti mereka.

3. Banyak orang sangat bangga berbicara tentang diri mereka,  so itu hal yang positif bagi kita, ajak lawan bicara kita untuk share tentang dirinya dan berusaha menjadi pendengar yang baik! itu sangat penting…

4. Jangan memikirkan tentang hal yg akan terjadi nanti, maksud gw berhentilh memikirkan “pasti begini, pasti begitu”…disaat kita dalam keaaan emosi, hal ini akan semakin membuat diri kita terpengaruh dan mndoktrin bahwa semua kesalahan ada pada diri kita

5.  dan terakhir, cara yg gw suka, HIPNOTIS DIRI SENDIRI…itu hal yg biasa gw lakukan…gw selalu memikirkan hal positif saat bertemu dan berbicara dengan orang. bikin keadaan senyaman mungkin dan serileks mungkin…hal itu akan membuat diri kita lebih nyaan dalam berbicara…
hmh…gw rasa itu beberapa hal yang bisa temen2 jadiin pertimbangan…boleh temen2 malu asal jangan memalukan…hehehe…

selamat mencoba guy’s…
Baca Selengkapnya - Tips Mengatasi Rasa Malu

Cara Menghilangkan Sifat Pemalu

Cara Menghilangkan Sifat Pemalu, Minder dan renadah Diri


SEORANG rekan mengeluh karena sifat pemalunya. Menurut dia, sifat tersebut sangat menghambat kariernya. "Beberapa peluang untuk maju sering lewat begitu saja. Karena saya terlalu malu untuk mengatakan kepada atasan dan rekan-rekan bahwa saya bisa melakukannya," kata Erina, demikian nama teman yang masih single ini.


Menurut ahli kepribadian Hj. Dewi Irawati, B.Sc., sifat pemalu dan malu adalah dua hal yang berbeda. "Sifat pemalu adalah keadaan yang sudah terpola, sedangkan perasaan malu terjadi pada saat atau karena keadaan tertentu," kata pengajar di Akademi Sekretari dan Manajemen Ariyanti Bandung ini. Contoh perasaan malu, misalnya ketika seseorang merasa telah memotong rambutnya terlalu pendek malu karenanya. Padahal orang lain mungkin melihatnya ia lebih baik dengan potongan seperti itu.


Dijelaskan Dewi, sifat pemalu berkaitan dengan orang lain. Seeorang tidak akan merasa malu pada anjing ataupun kucing. "Sifat pemalu adalah perasaan rendah diri pada suatu sisi," kata Dewi.


Beberapa orang sering mengasosiasikan sikap pemalu dengan sifat pendiam. Menurut Dewi kedua sifat ini sangat berbeda.
"Orang pendiam belum tentu orang yang pemalu," kata Dewi menegaskan.
Orang pendiam adalah orang yang tidak banyak omong atau berbicara, tidak canggung di depan umum, memiliki rasa percaya diri, bahkan cenderung memiliki kemampuan berbicara yang baik di depan umum. Orang pendiam lebih banyak berpikir dulu sebelum berbicara. Namun, ada pula kelemahan si pendiam ini, yaitu mereka cenderung tidak berani mengur, mendekat, atau mencoba berkenalan terlebih dahulu.


Dibanding sisi positifnya, lebih banyak efek merugikan jika seseorang memiliki sifat pemalu. Begitu pemalunya, bahkan untuk sekadar mengemukakan pendapatnya saja Erina merasa sangat malu. Karena sifat ini, jangankan bosnya, rekan-rekannya saja jarang mengetahui apa kelebihan Erina. Pepatah silent is gold tidak selalu benar. Untuk menampilkan kemampuan seseorang harus mampu "menjual dirinya". Untuk itu, perlu siasat menaklukkan sifat pemalu yang menghalangi lidah untuk berbicara.


Seseorang bisa dikatakan memiliki sifat pemalu jika memiliki gejala-gejala berikut ini :
1. Mengalami kesulitan berkomunikasi
2. Selalu berusaha menyendiri
3. Takut dikritik
4. Terus menerus khawatir
5. Sikap membela diri yang terus menerus dalam menghadapi kritik.


Sifat pemalu ini biasanya tercetus oleh beberapa alasan seperti memiliki masalah dengan kesehatannya, berada pada golongan sosial yang tidak tinggi, memiliki keterbatasan dalam pendidikan, merasa kurang dalam penampilan, menyangkut soal kebudayaan dan keberadaan materi.


"Apakah sifat pemalu ini bisa dihilangkan? Jawabnya ya," kata Dewi. Triknya pun sebenarnya sangat sederhana, namun perlu ketekunan latihan terus menerus agar terbiasa. 


Pertama, jangan pernah meremehkan diri Anda sendiri. 


Kedua, kuasai titik lemah. Sifat pemalu terutama karena perasaan takut, jika kita bisa mengatasi rasa takut ini, sifat pemalu bisa kita hilangkan. Rasa takut adalah perasaan yang berhubungan dengan keadaan terdesak, tegang dan putus asa. 


"Ketakutan timbul dalam bermacam bentuk. Yang penting untuk kita adalah bagaimana mengenali ketakutan itu, dan apakah hal itu layak untuk dipertahankan sebagai bagian dari hidup kita?" kata Dewi.


Ketiga, yakinlah Anda akan berhasil dengan apa yang akan Anda lakukan. Dengan keyakinan ini, perlahan tapi pasti rasa malu dan sifat pemalu itu bisa enyah dari sikap Anda. (Uci)***


Penulis:
Back


Baca Selengkapnya - Cara Menghilangkan Sifat Pemalu

Tips Menghilangkan Sifat Pemalu

Tips: Cara menghilangkan sifat pemalu, cara mengatasi sifat pemalu, cara mengatasi rasa malu.
Sampaikan kepada rekan Cetak berita ini
Minggu, 23 September 2007

Menghilangkan Rasa Malu
Memiliki sifat pemalu bukanlah suatu masalah. Hal ini sangat umum saat kita membutuhkan waktu untuk penyesuaian saat bertemu dengan orang-orang baru atau situasi yang baru. Perasaan malu membuat beberapa orang tidak merasa nyaman atau tidak bisa bersosialisasi layaknya yang mereka inginkan.

Beberapa orang ingin menjadi diri mereka sendiri di tengah-tengah orang lain. Karenanya, jik aia mempunyai rasa malu, ia ingin rasa malu itu tidak berlebihan, sehingga mereka bisa memperoleh kesenangan dalam bersosialisasi dengan lingkungannya. Berikut beberapa tips untuk mengatasi perasaan malu:



1. Mulailah dengan melakukan hal-hal kecil dengan orang yang sudah kita kenal sebelumnya.
Mempraktikkan perilaku sosial seperti kontak mata, bahasa tubuh yang percaya diri, pengenalan diri, perbincangan kecil, melontarkan pertanyaan, dan berkumpul dengan orang-orang yang membuat dirimu merasa nyaman dengan lingkungan sekitar.

2. Senyumlah.
Bangunlah rasa percaya diri kamu dengan cara tersenyum. Lalu teruskanlah senyuman ini juga pada teman baru yang belum kita kenal.

3. Pikirkan beberapa kata-kata untuk mengawali perbincangan.
Seringkali, saat yang paling berat berbicara dengan orang lain adalah saat kita memulainya. Pikirkan beberapa kalimat pembuka, seperti mengenalkan diri sendiri (''Hai.. Saya Bayu, kita berada di kelas yang sama.''), berilah tambahan misalnya (''Jaket yang kau kenakan cocok sekali denganmu.''). Atau melontarkan pertanyaan (''Apakah kamu tahu kapan hasil ujian akan keluar?''). Siap dengan kalimat untuk memulai perbincangan membuat kita menjadi lebih mudah untuk mendekati seseorang.

4. Latihlah apa yang akan kau ungkapkan.
Saat kamu siap untuk mencoba hal yang sebelumnya kamu hindari karena perasaan malu, seperti menghubungi melalui telepon atau percakapan, tulislah apa yang ingin kamu ucapkan sebelumnya. Latihlah mengucapkan dengan keras, meskipun di depan kaca. Lalu lakukanlah. Jangan khawatir jika apa yang kamu ucapkan tidak persis seperti yang kamu latih atau jika percakapan itu tidak sempurna. Beberapa hal di luar rencana bisa membuat kita lebih percaya diri yang membuat kita terlihat baik-baik saja. Banggalah pada diri sendiri bahwa kamu telah melakukannya. Lain kali, akan jauh lebih lebih baik karena akan lebih mudah.

5. Berilah diri kamu kesempatan.
Temukan kelompok-kelompok aktivitas yang bisa membuat kamu berbagi dengan orang lain dan mendiskusikan ketertarikan akan suatu hal. Berilah kesempatan pada dirimu untuk melatih bersosialisasi dengan orang-orang baru yang ada di kelompok ini dan mulai mengetahui mereka secara perlahan. Orang yang memiliki sifat pemalu seringkali khawatir menemui kegagalan atau bagaimana penilaian orang yang mereka ajak komunikasi. Dua hal itu dapat membuat kamu untuk berhenti berusaha. Jika kritik terhadap diri sendiri berperan besar pada dirimu, tanyalah dirimu apakah kamu akan sangat kritis seperti ini pada sahabatmu. Perubahan yang terjadi pada dirimu bisa sangat dimengerti oleh orang lain. Jadi, perlakukan dirimu seperti kamu memperlakukan teman baikmu. Semangati dirimu untuk menghindari kegagalan. fia/teenhealth

Pemalu Sih Pemalu, Tapi Kaki Diinjak Orang Masak Diam Saja. Bangunlah rasa percaya dirimu. Karena, individu dengan sifat pemalu terkadang terlalu memperhatikan dengan reaksi yang diberikan orang lain dan ditujukan pada kita. Orang dengan sifat pemalu tidak mau merusak suasana. Hal ini bukan lantaran orang dengan sifat pemalu adalah individu yang penakut atau pengecut. Tapi, ini bisa berarti mereka kurang memiliki rasa percaya diri. Merasa percaya diri berarti berbicaralah saat harus berbicara, bertanya apa yang ingin kamu ketahui, dan mencari jawaban yang kamu butuhkan atau memberi tahu/menegur orang lain saat mereka tidak sengaja menginjak kaki kamu.

Tapi, dari semua hal yang telah disebutkan di atas, jadilah dirimu! Tidak apa-apa untuk mencoba menggunakan pendekatan berbeda saat melakukan percakapan dengan orang lain. Tapi, lakukan dengan cara yang kamu rasa sesuai dengan dirimu dan gayamu. Jadilah dirimu yang sesungguhnya dan yakinlah orang di sekitarmu akan memperhatikanmu. Hal itu bisa menarik perhatian teman-teman di sekeliling kamu. fia/teenhealth
Baca Selengkapnya - Tips Menghilangkan Sifat Pemalu