Kamis, 04 November 2010

5 Cara Merawat Kaki Anda

Perawatan kaki seharusnya dilakukan secara rutin seperti merawat anggota tubuh lainnya. Namun banyak orang tidak terlalu memperdulikannya. Padahal, kaki merupakan salah satu anggota tubuh yang bekerja ekstra keras setiap hari. Bayangkan saja, semua berat anggota tubuh anda saat berjalan harus ditopang oleh kaki. Makanya Anda perlu melakukan perawatan terhadap kaki anda sekaligus memanjakan kaki anda itu.

Berikut ini beberapa tips / cara merawat atau memanjakan kaki anda seperti dikutip oleh times of India:



Olahraga
Pilih olahraga ringan yang tak terlalu membebani kaki seperti bersepeda, jogging, atau tenis. Latihan fisik secara rutin penting untuk memperkuat otot kaki. Tapi ingat, jangan lupa menyertakan pemanasan dan pendingan dalam setiap latihan.

Pilihan alas kaki
Pilih alas kaki yang nyaman untuk aktivitas harian. Jangan paksakan diri mengenakan sepatu yang terlalu sempit atau tak nyaman. Usahakan pula tak mengenakan sepatu high heels terlalu lama. Memakai sepatu terlalu sempit atau sepatu bertumit tinggi dengan frekuensi tinggi bisa membuat kaki stres.

Peregangan
Biasakan diri melakukan relaksasi sederhana di sela-sela aktivitas. Yang cukup mudah dilakukan adalah peregangan dengan memutar pergelangan dan jemari kaki. Ini penting untuk mencegah terjadinya cedera kaki.


Kebesihan alas kaki
Perhatikan kelembaban sepatu Anda. Jangan sampai sepatu menjadi tempat tumbuh subur jamur. Selain rutin membersihkan alas kaki, terutama yang model tertutup, biasakan pula membersihkan kaki sebelum dan setelah mengenakan alas kaki.

Relaksasi
Sesekali manjakan kaki Anda. Kunjungi spa atau pusat relaksasi untuk menjaga kesehatan kaki. Merendam kaki Anda dalam air hangat tiga kali seminggu juga cukup menyegarkan dan melembutkan kaki.

Nah, demikian 5 cara merawat kaki anda, selamat mencoba.

Puisi cinta dan Gaya hidup

Baca Selengkapnya - 5 Cara Merawat Kaki Anda

5 Tanda Wanita Mendapat Kekerasan Fisik

Kekerasan fisik dalam hubungan kerap kali dialami oleh seorang wanita. Tidak hanya mereka yang berada dalam hubungan ikatan pernikahan, namun bisa juga yang masih dalam tahap pacaran. Sebagai seorang teman, atau tetangga yang peduli maka Anda tidak bisa tinggal diam melihat seorang wanita diperlakukan seperti itu, bukan? Masalahnya seringkali wanita tersebut malah menutupi apa yang terjadi pada dirinya. Ini bisa dikarenakan ancaman dari pasangan atau ada pertimbangan lain. Berikut ini adalah beberapa tanda seorang wanita mendapat kekerasan fisik oleh pasangannya, seperti dikutip oleh Modern Morn

Menarik Diri Dari Pergaulan
Simak perubahan sikapnya. Mereka yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga biasanya cenderung menarik diri dari lingkungan sosialnya. Mereka umumnya tak ingin orang di sekelilingnya melihat tanda-tanda kekerasan seperti memar atau bengkak yang terjadi.

Riasan berlebih
Perhatikan pula riasannya. Mereka biasanya menggunakan riasan tebal untuk menyamarkan tanda kekerasan yang masih membekas.

Luka yang mencurigakan
Orang yang mendapat siksaan fisik dari pasangannya tak jarang mengalami cedera. Hanya, mereka cenderung menutupinya dengan mengatakan bahwa luka yang terjadi akibat terjatuh, atau kecelakaan umum. Saat melihat sahabat terluka, jangan ragu menanyakan kronologi peristiwanya. Simak, apakah konsistensi ceritanya.

Mendadak murung dan pendiam
Kasus kekerasan yang mereka alami biasanya memunculkan trauma dan tanpa sadar membuat pribadinya berubah. Murung dan pendiam adalah sinyal paling umum, terutama ketika berada di lingkungan sosial. Simak ketulusan senyumnya saat berada di samping pasangannya. Orang yang mengalami intimasi dalam rumah tangga biasanya tidak berkutik ketika berada di dekat pasangan yang menyiksanya.

Tak betah di rumah

Mereka yang tengah mengalami kekerasan dalam rumah tangga biasanya cenderung menghindari kebersamaan dengan pasangannya. Mereka tak akan tenang di rumah dan berusaha mencari kesibukan di luar rumah.

Puisi cinta dan Gaya hidup

Baca Selengkapnya - 5 Tanda Wanita Mendapat Kekerasan Fisik

Senin, 01 November 2010

Puisi Celurit Yang Asin

Puisi - Celurit Yang Asin

mata perempuan itu melukaiku dengan karang dan jala melintang menggenapi seluruh radang yang kudapat dari lorong lorong ketika pulang lalu perempuan itu datang ke pematang mengayuh angin mendekap lilin menyertai malamku yang dingin dan meletakkan sisa senjanya ke pundakku sambil mengurai cerita tentang ayah yang marah dan ibu yang rindu keduanya saling merebah dalam tidurku, katanya lalu, kau gores kulitku merupa rumah panjang untuk kau bawa pulang? tanyaku tidak, aku mau kau jadi bajuku, jawabnya sementara lilin berpilin perempuan itu telah membasuh tubuhku dengan celurit yang asin baunya semerbak sampai ke negara lain
Malang, 2010

Salam puisi cinta....
Baca Selengkapnya - Puisi Celurit Yang Asin

Puisi Tentang Bak Mandi

Puisi - Tentang Bak Mandi

musim hujan, kugedor gedor pintu kamar mandi ingin aku mandi, sebab jarak sudah tegak dan tugas kuliah menggeledah otak seperti ingin selesai

kamar mandi tutup hari ini kran air macet, pegawai air mati kugedor gedor lagi mungkin akan datang perempuan pengganti

membasuhiku di kamar mandi menghapus dosa dosa tubuhku yang kian rapuh karena terlalu banyak debu lusuh di punggung, di dada, di kepala

di mata, di telinga, di kakiku menjalar ular ular mengakar aku terlilit ular perempuan aku tak mampu melawan, ular berbisa perempuan selalu berbisa

kemudian menyembul dari bak mandi punggungku, dadaku, kepalaku, mataku, telingaku, kakiku bergerak gerak ke arahku seolah aku bukan tuannya

ingin kugedor gedor tak henti kamar mandi melelapkanku melumat seisi mimpiku yang telah buyar karena kampus terbakar

sementara aku masih menyisakan sisa sisa mimpi yang berkelanjutan tentang bak mandi merupa perempuan penanam zaman merupa tubuhku di lain kehidupan

Malang, 2010

Salam puisi cinta....
Baca Selengkapnya - Puisi Tentang Bak Mandi

Puisi Mahligai Malam

Puisi - Mahligai Malam

legam malam menghitam di antara kaki kakimu yang menyolek laki laki tambun dan menyuguh biru menandai langkah langkah keramaian menjadi opera keabadian

aku mendekap suaramu di pematang dulu ketika langit langit ditinggikan purnama sebagai ruang kita mencapai awal pertemuan, aku kini mengingatmu dengan ruang ruang yang kini menghilang ditelan gemerlapan mal, apartemen dan swalayan

seperti kaki kaki yang berat melangkah aku pun mulai gelisah sekejap ingin melepas lelah melumuri diri dengan tanah tanah menjadi seekor keong dan pergi meninggalkan segala resah

karena kau tak mau berubah dari jalang jalang kelam dari perempuan pemain malam sampai aku tak membaurimu di tengah tengah tawa laki laki yang membuka sedikit baju tipismu ah, mahligai malam terlalu sesak kutarjamahkan tentangmu yang baru saja ingin kupinang di pematang: impian kita sebagai kekasih, sayang

Malang, 2010

Salam puisi cinta....
Baca Selengkapnya - Puisi Mahligai Malam